PASAL DUA PULUH TUJUH

KIERA

Aku tetap berdiri di tempatku. Tak mungkin aku menghampirinya—tidak kalau aku masih punya pilihan.

Sikap menolakku justru seperti menambah bara amarahnya. Don Luca melangkah lagi, pelan tapi menekan, dan mata gelapnya yang dingin tak bergeser sedikit pun dari wajahku.

Semuanya terjadi terla...

Masuk dan lanjutkan membaca