BAB LIMA PULUH DELAPAN

KIERA

Mataku membelalak saat aku menatap tubuh tak sadarkan diri Don Luca. Dia terlihat begitu pucat dan darah masih mengalir dari jahitannya.

Secara naluriah, aku bergerak untuk membantunya tapi berhenti di tengah jalan, kenapa aku harus berpikir untuk membantunya? Setelah semua yang dia lakukan....

Masuk dan lanjutkan membaca