BAB DELAPAN PULUH

KIERA'S POV.

Dia tidak bergerak, kecuali menyipitkan matanya padaku.

“Kebencian ini sedang menguasaimu. Kenapa tidak kau coba melepaskannya?”

Tatapannya berkilau dengan api yang menyala sebelum menggeram padaku.

“Apakah kau pikir aku akan memberimu jalan keluar semudah itu? Kau akan menderita untuk...

Masuk dan lanjutkan membaca