Bab 1554 Kebangkitan

Sekitar pukul tiga sore, Arya perlahan membuka matanya.

Pandangannya kabur oleh warna putih pucat. Arya bangkit duduk, merasakan denyut nyeri yang hebat di kepalanya. Saat ia mengangkat tangan untuk meraba, jari-jarinya menyentuh tepian perban kasa.

Tepat pada saat itu, seorang perawat masuk. "Pa...

Masuk dan lanjutkan membaca