Bab 49

Kesadaran itu menghantamku seperti petir—aku menyentuhnya. Di sana. Entah bagaimana, saat aku tidur gelisah, tanganku tersesat ke bagian tubuhnya yang paling intim, dan sekarang aku bisa merasakan bukti gairahnya yang tak mungkin salah, menekan lewat kain piyama sutra yang tipis.

Ya Tuhan. Ya Tuhan...

Masuk dan lanjutkan membaca