Bab 474 Pergi Temui Dia

"Alya, tenang!" Rangga memegang kedua bahunya, suaranya pelan, berusaha meredakan gejolak di hati gadis itu.

Mata Alya sudah berkaca-kaca. "Dia tidak meninggal! Dia bilang dia cinta padaku, bagaimana mungkin dia pergi begitu saja tanpa pamit, tanpa membiarkanku menemaninya?" Alya meronta, seolah...

Masuk dan lanjutkan membaca