BAB LIMA PULUH TUJUH

MELO

Yuto memandang dari mayat ke arahku dengan tatapan tajam.

"Kamu nggak perlu menjatuhkannya." Katanya.

Aku dengan malas melirik ke Isabella lalu kembali menatap Yuto.

"Kamu mengikat istriku ke kursi?"

Yuto menjentikkan jarinya dan salah satu anak buahnya pergi untuk melepaskannya.

"Kami membawan...

Masuk dan lanjutkan membaca