Bab 126

Saka melirik ke samping, ke arah sebuah jendela lantai dua yang remang-remang. “Dia maunya kita misah.”

Rian berkedip. Menurutnya, nggak ada yang aneh dari itu.

“Misah?” Saka mendengus, nadanya penuh rasa meremehkan.

Rian mengernyit melihat reaksinya, lalu mengingatkan dengan hati-hati, “Pak Saka...

Masuk dan lanjutkan membaca