Bab 87

Melisa terpaku di tempat, benar-benar kehilangan akal harus ngapain.

Setya mengerutkan kening, wajahnya jelas nggak senang, lalu mengulurkan satu kaki keluar dari mobil.

Melisa menelan ludah, cuma bisa menatap pasrah saat Setya meraih Laila.

Dua detik kemudian, refleks ia bergerak membantu menggi...

Masuk dan lanjutkan membaca