Bab 151: “Satu-satunya” Cintanya.

(Matanya Taylor)

Aku membuka mata dan nyaris saja melonjak karena kaget begitu ingatan tentang apa yang terjadi sebelum aku pingsan menghantam lagi. Dengan panik aku menyapu pandangan ke sekeliling. Yang ada cuma Theresa di sampingku.

Aku menarik napas panjang, berusaha menenangkan diri. Bayangan ...

Masuk dan lanjutkan membaca