Bab 489: Gerhana Tanpa Belas Kasihan.

Gua itu berteriak. Bukan dengan suara, tetapi dengan kekuatan—tekanan mentah yang mencekik dan membengkokkan realitas di sekitarnya. Udara sendiri terasa lebih berat, mengental oleh sesuatu yang kuno dan penuh kebencian yang berdenyut dari kedalaman gua seperti detak jantung kedua. Kristal merah yan...

Masuk dan lanjutkan membaca