Bab 102 Saya Ingin Melindungi Lia

Zahra mendadak mendongak, amarah menyala di matanya.

“Jesi, cukup. Gue kan udah minta maaf! Lo maunya apa lagi?”

“Nggak banyak. Lo nggak tulus. Keluar.” Jesi menyeringai.

Bunga ketakutan. Ia buru-buru menarik lengan Zahra, membujuk supaya Zahra jangan bikin keributan lagi.

Zahra mengembuskan nap...

Masuk dan lanjutkan membaca