Bab 147: Anggap saja sebagai Aku Mengambil Kembali Sedikit Minat

“Kamu!” Alya mendidih, wajahnya sampai merah padam.

“Sok banget sih. Jangan mentang-mentang Mas Adit bawa lo balik, terus lo kira dia nerima lo. Dia sama aja kayak dulu—lo itu nggak ada artinya buat dia!”

Dulu Alya selalu memperlakukan Kaira begitu, dan Kaira nggak pernah melawan, cuma nangis diam...

Masuk dan lanjutkan membaca