Bab 164 Aiden Dikejar

Udara di ruangan itu pekat oleh bau obat-obatan. Damar dan Adit saling berhadapan tanpa suara.

Yang satu tinggi, berwibawa, membawa tekanan khas orang yang sejak lama terbiasa memegang kendali.

Yang satunya lagi tampak lemah dan ringkih, tetapi tatapannya tenang—seolah bisa menembus apa pun.

Sete...

Masuk dan lanjutkan membaca