Bab 143

Laura menatap bayangannya di cermin, air mata mengalir deras di pipinya.

Kok bisa jadi begini?

Ia buru-buru membilas tubuhnya sekadarnya lalu kabur dari klub malam itu, jantungnya berdegup kencang seperti mau copot.

Begitu sampai rumah, ia menjatuhkan diri ke bak mandi, berendam lama sampai napas...

Masuk dan lanjutkan membaca