Bab 249

Begitu uangnya akhirnya masuk, nada bicara Katya pun melunak—setidaknya sedikit.

“Kalau memang ada uangnya, kenapa dari tadi nggak kamu kasih? Bikin aku ngulang-ngulang omongan nggak penting itu bikin darahku naik. Mulai sekarang, kamu harus gerak duluan dan kirim uang tepat waktu, ngerti?”

Habis ...

Masuk dan lanjutkan membaca