Bab 411

Malam itu sunyi seperti kuburan.

Sementara kebanyakan orang sudah terlelap, Louis masih duduk di ruang kerjanya, wajahnya menegang menahan amarah, sorot matanya menyala-nyala.

Ia menghantam meja dengan kepalan tangan. “Kalian ini ngapain, sih? Aku sudah kasih perintah jelas: lindungi Thea!”

Sudah...

Masuk dan lanjutkan membaca