Bab 423

Di dalam ruang rapat, tegangnya terasa sampai ke kulit. Tak seorang pun berani buka suara.

Louis memecah diam, nada suaranya mantap. “Oke. Jangan dipanjang-panjangin. Biaya PR biar aku yang tanggung dari bonusku.”

Wajah-wajah yang tadi kaku seketika melonggar. Toh mereka datang demi gaji. Selama u...

Masuk dan lanjutkan membaca