Bab 441

Di tengah banjir pujian itu, seseorang menyadari ada yang janggal.

[Woy, kalian sadar nggak sih ini akun apaan? Ini kanal berita resmi, yang pegang wartawan beneran. Bukan settingan sinetron. Ini asli, woy.]

[Ya Tuhan, ngeri banget! Tadi dia ngomong apa? Sebastian? Gila, dendam kesumat macam apa...

Masuk dan lanjutkan membaca