Bab 456

Ciuman itu berakhir.

Seutas liur tipis masih menghubungkan bibir mereka.

Bibir Christina melengkung dalam senyum lembut ketika tangannya yang halus mengusap wajah Sebastian yang tampan.

“Aku sudah bilang… aku bakal lupain semuanya. Tolong jangan desak aku. Kasih aku waktu.”

“Baik.”

Menerima cium...

Masuk dan lanjutkan membaca