Bab 494

“Apa barusan yang kamu bilang?”

Tamsin tersentak duduk di ranjang, wajahnya pucat seketika. “Ibu mau aku nyuntikkan sperma itu ke tubuhku sendiri dan hamil?”

Suaranya bergetar, di antara tak percaya dan marah.

Kaida mendengus, memutar mata, sama sekali tak terusik.

“Kenapa nggak? Dulu Ibu juga h...

Masuk dan lanjutkan membaca