Bab 504

Louis menghantam dinding, amarahnya meledak tak tertahankan.

Darah menetes dari buku-buku jarinya, matanya menyala penuh murka. Dia menatap layar ponselnya, urat di pelipisnya nyaris pecah.

"Siapa bangsat yang menggali sampah ini?"

Bertahun-tahun lalu, Louis pernah dipaksa oleh seorang sutradara ...

Masuk dan lanjutkan membaca