Dia sudah mati

POV ALESSANDRO

Satu-satunya suara di ruangan itu hanyalah detik jam yang pelan, teratur, seperti menghitung sesuatu yang tak pernah selesai. Mataku tetap tertambat pada gelas pendek berisi wiski setengah, kuputar perlahan sampai bongkahan es di dalamnya beradu lirih dengan kaca. Di sela jemariku, c...

Masuk dan lanjutkan membaca