Bab 175: Kekuatan Baru Manusia Serigala

"Kasih?" Suara Lya tak lebih dari sebuah bisikan dingin.

Dia sedikit memiringkan kepalanya, seolah mempertimbangkan ide itu.

Lalu, bibirnya melengkung, menyingkap taring tajamnya dalam senyum liar.

"Terlambat."

Dan dia menghembuskan napas.

Sebuah semburan api biru keluar dari mulutnya, menyapu ...

Masuk dan lanjutkan membaca