Bab 221: Akulah Wilayah

Lya berhenti mendadak di tengah lorong, satu tangan bersandar pada dinding, matanya setengah tertutup.

"Lagi?" tanya Soraya, tanpa memperlambat langkahnya.

"Iya. Sial..."

Dia menarik napas perlahan, mencoba menenangkan dorongan yang membara di dalam dirinya. Jantungnya berdebar kencang—tapi bukan...

Masuk dan lanjutkan membaca