Bab [121] Mengumumkan Dia Adalah Penerus Keluarga Yanto

Suasana di ruangan itu mendadak hening. Kakek Yanto menepuk punggung tangan Sari Sutanto dengan lembut.

Dengan suara penuh haru, ia berkata, "Sari, Kakek tahu perjalanan hidupmu tidak mudah. Ibumu pergi terlalu cepat, dan kamu kehilangan sosok ayah di usia yang begitu muda. Karena itulah, Kakek dan...

Masuk dan lanjutkan membaca