114- Ambil Kembali Apa yang Milik Kita

Lucus

Tenggelam dalam pikiranku sendiri, aku duduk di kursi besar di kantorku. Tanganku sibuk membersihkan senjata favoritku. Sebuah pistol yang pernah aku terima sebagai hadiah dari kakekku yang sudah meninggal. Gagangnya tidak lagi berkilau seperti mutiara putih karena bertahun-tahun kugenggam.

...

Masuk dan lanjutkan membaca