Bab 808: Makan Malam yang Dijanjikan

Tania tak bisa menahan tawanya, meski nada bicaranya tetap tenang.

"Kan aku nggak minta tolong terus-terusan sama kamu."

Matanya berbinar jenaka saat ia melanjutkan.

"Aku nemu ini, terus kepikiran buat ngasih ke kamu."

"Kalau kamu masih sungkan begini, nggak jadi aku beliin, lho."

Hubungan mere...

Masuk dan lanjutkan membaca