Bab 233: Rahmat

Rasa sakit menusuk tubuhku dengan cara yang belum pernah kurasakan sebelumnya dan aku menjerit. Aku tak bisa membentuk satu pun pikiran yang jelas. Kami sudah begitu dekat dengan perbatasan. Aku pikir kami sudah aman, tapi rasa sakitnya membutakan. Aku tak bisa bernapas.

"Kamu baik-baik saja?" Suar...

Masuk dan lanjutkan membaca