Bab 435: Studio Baru

Telepon itu akhirnya tersambung.

Siska duduk di tepi tempat tidur, matanya terkunci pada sosok Dimas yang sedari tadi tak melepaskan pandangan darinya.

"Arga, lo harus beresin urusan studio buat gue secepatnya. Sekarang juga."

"Kalau nggak, gue nggak mau negosiasi lagi sama lo. Kalau lo masih no...

Masuk dan lanjutkan membaca