Bab 446: Bertemu Saingan dalam Cinta

"Amel, aku nggak nyangka kamu setega itu."

Suara Miko terdengar manja, bergema di ruang rawat inap itu, persis seperti anak kecil yang sedang merengek.

Amel benar-benar bingung. Di bagian mana dia bersikap tega?

Dia kan cuma bertanya; bukan berarti dia benar-benar berencana pergi meninggalkan Mi...

Masuk dan lanjutkan membaca