Bab 761: Pusaran Penyesalan

Ruangan itu dipenuhi gumaman kacau berisi rintihan dan permohonan.

Amara terpaku oleh serangan mendadak itu.

Secara naluriah, ia memberontak.

"Mikail! Lepaskan aku! Kamu mabuk!"

Namun, bagaimana mungkin tenaganya bisa menandingi kekuatan seorang pria yang telah kehilangan akal sehatnya?

Apalagi...

Masuk dan lanjutkan membaca