Bab Seratus Empat Puluh Satu

Saat aku berjalan ke pintu, aku cepat-cepat mengabari anak-anak tentang percakapanku tadi. Ivan nyengir sambil berdiri, lalu masuk ke kamar mandi milik Adrik buat melepas lensa kontaknya. Aku bisa merasakan getaran antusias dari mereka semua. Mereka sudah nggak sabar sama “kejutan” yang sebentar lag...

Masuk dan lanjutkan membaca