Bab Seratus Dua Puluh Tiga

Sudut Pandang Grey

Gudang di Jalan Kelima berbau karat dan kenangan lama. Aku tiba lebih awal. Kebiasaan lama dari masa ketika kepercayaan adalah sebuah kemewahan yang tak bisa kami miliki.

Aku berjalan mondar-mandir di antara pilar beton, melihat jam tanganku. Tanganku berkeringat. Kapan terakh...

Masuk dan lanjutkan membaca