Bab [160] Membeli Bunga

Studio Makna siang itu lengang, hanya suara lembut AC dan sesekali gesekan halus kuas di atas kanvas tua. Shinta Qirani duduk meringkuk di ruang kerjanya. Matanya fokus penuh pada retakan halus di permukaan sebuah lukisan klasik. Di meja belakangnya, layar ponsel tiba-tiba menyala dan bergetar berul...

Masuk dan lanjutkan membaca