Bab [165] Membeli Barang Cacat

Pemilik toko sempat seribu kali berubah pikiran, tapi tidak berani bertanya. Ia hanya menyunggingkan senyum canggung, lalu mundur beberapa langkah, membiarkan Hardi Fok dan Shinta Qirani leluasa memilih giok ukir yang dipajang.

Shinta Qirani melirik Hardi Fok sekilas, lalu mulai mengelilingi ruanga...

Masuk dan lanjutkan membaca