Bab 200

Tak lama kemudian, seseorang mengetuk pintu kantor. "Ya, masuk..." jawab Lilian. Pintu terbuka, menampilkan Matthew. "Hai, bos. Kita makan siang yuk?" katanya dengan semangat. "Aku menemukan restoran Jepang privat di dekat sini. Katanya makanannya luar biasa. Kita bisa jalan kaki ke sana." Mata Lili...

Masuk dan lanjutkan membaca