Bab 260

Suara lembut bibinya memecah keheningan:

"Lilian, Sayang, jangan menyiksa dirimu begitu. Ibumu itu kuat. Dia akan melewati ini, seperti biasanya."

Lilian memaksakan senyum, tapi pandangannya tetap jauh.

Kata-kata bibinya membangkitkan kenangan lama—kenangan yang lebih baik ia kubur.

Pertengkaran.

Su...

Masuk dan lanjutkan membaca