Bab 170 Kecelakaan

Violet

“Dia itu benang merahnya, Violet.”

Jari-jariku mengencang pelan di tepi meja.

“Orang-orang sudah mati.”

Nada suaranya turun sedikit. Lebih halus—tapi justru terasa lebih menusuk. Lebih manipulatif. Lebih personal.

“Drew mati.”

Kalimat itu menghantam tepat di dada, seperti pukulan...

Masuk dan lanjutkan membaca