Bab 227 Sebuah Kesempatan

Kami menyingkir dari keramaian, melangkah menuju pintu masuk aula resepsi.

Cukup jauh sampai tak ada yang bisa menangkap percakapan kami. Tawa-tawa terdengar makin samar. Musiknya seperti dikecilkan. Perayaan tetap berjalan tanpaku—tanpa kami.

Aku berbalik menghadapnya. “Ada apa?”

Avery menelan l...

Masuk dan lanjutkan membaca