Bab [101] Hanya Merasa Sesuatu untukmu

"Sudah, yang penting kamu tidak apa-apa. Istirahatlah."

Ucap Arya Prawiro dengan nada dingin, tanpa menatap Rania Wijaya sedikit pun.

Sikap Arya yang acuh tak acuh itu membuat Rania Wijaya sedikit sakit hati. Tapi saat ini, ia tidak berani lagi menantang Maya Tanaka. Kalau sampai perempuan jalang ...

Masuk dan lanjutkan membaca