Bab [47] Tanpa Pendahuluan

Tanpa pemanasan atau rayuan sedikit pun, Arya Prawiro langsung menghunjamkan kejantanannya ke dalam tubuh Maya Tanaka.

"Nghh!"

Maya Tanaka menjerit kesakitan. Penetrasi yang kering dan paksa itu membuatnya merasakan sakit yang luar biasa.

Tubuhnya yang menegang karena rasa sakit justru memberi...

Masuk dan lanjutkan membaca