Bab [76] Tindakan Cepat dan Tegas

“Jalan lebih cepat sedikit.”

Arya Prawiro mendesak dengan santai dari kursi rodanya.

Maya Tanaka yang mendorongnya, berhenti di depan sebuah tangga pintu. Wajahnya memerah karena mengerahkan banyak tenaga, tetapi keduanya tetap tidak bergerak dari tempatnya.

“Enak saja kamu bicara. Kamu pikir kam...

Masuk dan lanjutkan membaca