Bab [81] Ada Aroma di Tubuhnya

Semakin Rania Wijaya menangis, semakin ia merasa menjadi korban. Ia bertekad harus mendapatkan penjelasan dari Maya Tanaka.

Namun, Maya Tanaka tidak punya waktu untuk meladeninya. Rasa mual yang hebat menghantam perutnya, dorongan untuk muntah begitu kuat hingga tak tertahankan.

“Aku panggil dokte...

Masuk dan lanjutkan membaca