Bab 154 Kecantikan Menakjubkan

Rangga terdiam sebentar, lalu mulai ngoceh nggak karuan, “Tadi di kantor polisi, kamu nggak terlalu syok, kan? Clara itu nggak ada maksud, dia cuma panik. Jangan dimasukin hati.”

“Rangga,” Sasa memotong dengan kesal, “kalau kamu nelepon cuma buat cari-cari alasan buat Clara, gue tutup, ya. Gue lagi...

Masuk dan lanjutkan membaca