Bab [43] Tidak Diragukan Lagi Putrinya

Saat ini, Adi Wijaya sedang berbincang dengan neneknya.

Entah mengapa, sang nenek tampaknya sangat menyukai Nona Santoso itu.

“Nek, kenapa Nenek bersikeras agar aku mempertahankan pernikahan ini?” tanya Adi Wijaya dengan nada pasrah.

“Dulu waktu kamu sakit parah begitu, Nenek hampir mengira… Tapi...

Masuk dan lanjutkan membaca