Bab [84] Kembalikan Barang-Barangku

Setelah pesan terkirim, nenek dan cucu itu menatap layar ponsel, menunggu balasan. Terlihat jelas Nyonya Besar Santoso jauh lebih tegang daripada Sinta Lestari.

Setelah beberapa menit, tak kunjung ada balasan.

"Nek, sudah malam. Fajar Widya pasti sudah tidur. Nenek juga istirahat saja, ya."

"Baik...

Masuk dan lanjutkan membaca