Bab [87] Laki-laki Habis Manis Sepah Dibuang

Melihat raut wajah Sinta Lestari, ekspresi Bambang Santoso sedikit berubah.

Namun, ia segera menata kembali ekspresinya, memaksakan seulas senyum kebapakan. "Kok buru-buru sekali mau keluar? Jangan sampai nggak sarapan, lho. Masih pagi, makan sedikit dulu baru pergi."

Sinta Lestari menatapnya deng...

Masuk dan lanjutkan membaca