Bernardus

Begitu dia menutup pintu, aku berbalik padanya. "Apa-apaan tadi itu?"

"Apa?" tanyanya santai, bangkit dari sofa.

"Jangan pura-pura bodoh. Kamu tadi hampir menidurinya dengan matamu."

"Kamu cemburu?" bisiknya sambil mendekat padaku. Dia mengulurkan tangan untuk menempelkan ibu jarinya di bibirku.

"Ti...

Masuk dan lanjutkan membaca