BERNARD STARK 040

“Apa jam berapa?” tanya Cerci lirih.

Dia rebahan menindih kami. Kepalanya di dada George, kakinya melintang di tubuhku. Tanganku mengusap naik turun paha kakinya yang halus pelan.

Aku melirik jam di sisi ranjang dan tanpa sadar nyengir.

“03.47,” jawabku.

“Lumayan,” George menyengir kecil.

“Kala...

Masuk dan lanjutkan membaca